Sejarah Berdirinya Pesantren
Yayasan An Nida’ Wonosobo merupakan lembaga institusi yang menaungi Pondok Pesantren An Nida’ Wonosobo sebagai bentuk perkembangan yang keberdiriannya sejak tahun lama sebelum tahun 2000, namun baru tercatat dalam piagam pengukuhan Departemen Agama Kabupaten Wonosobo sejak tanggal 24 Desember 2009, sama dengan yang tercatat dalam akta notaris atau pejabat pembuat akta tanah Zakaria Amri S.H, hal ini lebih dahulu dibandingkan dengan yayasannya yang dihadapkan dan diikrarkan didepan Notaris Susetyorini, S.H pada hari Rabu tanggal 11 April 2012 oleh Al Mukarrom Abah Kyai Rahmat Salim dan muncul dengan nomor aktenotaris 6 (enam).
Sistem pendidikan dan pengajaran serta fasilitas yang digunakan untuk proses belajar mengajar pada saat itu masih sederhana, seperti pelajaran membaca Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an dan pelajaran beberapa kitab kuning dengan metode sorogan. Adapun fasilitas bangunan yang digunakan hanya berupa bangunan yang terbuat dari bambu dan papan atau triplek berukuran kira – kira 5 x 7 m diatas kolam ikan sebagai salah satu alternatif mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan santri-santri.
Perkembangan yang dapat dicatat oleh pesantren ini cukup menggembirakan. Yaitu ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah santri. Utamanya sejak dibuka program studi pendidikan khusus anak-anak pada tahun 2010. Hal inilah yang mendorong pesantren untuk mengadakan pengembangan sarana dan prasarana yang digunakan dalam keseluruhan program pendidikannya, terutama adalah pengembangan pembangunan gedung. Namun hal ini masih memerlukan perjuangan yang benar-benar tulus dan ikhlas untuk selalu meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia yang nantinya benar-benar bisa memberikan manfa’at dikalangan umat dan atupun masyarakt luas, sehingga butuh dorongan atau spirit maupun motivasi yang sekiranya bisa membantu bersama-sama untuk mendidik, meneladani, meneliti dan memahami sekaligus mengamalkan ilmu-ilmu Allah.
Perkembangan jumlah santri usia anak-anak ini tidak hanya mendorong untuk mengadakan pengembangan sebagaimana disebutkan di atas tapi juga berimbas pada dirasakan perlunya menyelenggarakan pendidikan formal sendiri.
Atas gagasan luhur para kyai dan pengasuh P4SK (Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaffah) dalam munadloroh di Pondok Pesantren Al-Anwar Wonosobo, dan do’a restu dari Syaikhuna Al Mukarrom Al ‘alim Abah KH. Ahmad Faqih Muntaha Pengasuh PPTQ Al-Asy’ariyyah Kalibeber terkait dengan pengindukan ke SMP Takhassus Al-Qur’an, Yayasan An Nida’ Wonosobo terus berkiprah, melangkah, bersatu, berkreasi, berimajinasi, menggali potensi peserta didik melalui jalur pendidikan umum Sekoalah Menengah Pertama An Nida’ Islamic Boarding School Wonosobo sebagai Salah satu lembaga untuk memenuhi kebutuhan para santri.
Pesantren Masa Kini
Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren AN Nida’ mengalami kenaikan dan pengembangan dari segi jumlah santri dan segi sarana dan prasarana, tercatat per Tahun 2023 Jumlah santri An Nidaa’ sebanyak 650 santri.
Pondok Pesantren An Nida’ sudah mempunyai Pendidikan Formal Tingkat SMP dengan nama SMP Takhassus Al Qur’an An Nida’ dan sudah mendapatkan ijin operasional sejak tahun 2015. Dengan bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya, sarana dan prasarana yang dimiliki Pondok Pesantren An Nida’ dinilai sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan santri, termasuk untuk asrama santri dan ruang belajar santri. Sehingga perlu adanya Pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan santri. Pondok Pesantren An Nida’ dengan luas tanah 7400m2, Dimana tanah dengan luas 3500m2 sudah berisi bangunan dan luas 3900m2 masih lahan kosong, sehingga rencananya akan dibangun ruang asrama dan ruang belajar untuk memenuhi kebutuhan santri yang semakin meningkat setiap tahunnya.